Home > Edisi 4, November 2008, Math Life > Teori Bioritme

Teori Bioritme

Menurut Teori bioritme, setiap orang memiliki 3 macam ritme yang dimulai saat lahir ke dunia, yaitu siklus fisik 23 hari, siklus emosional 28 hari, dan siklus intelektual 33 hari. Setiap siklus memiliki saat yang tinggi (terbaik), saat yang rendah, dan hari transisi kritis saat seseorang bergerak dari satu siklus ke siklus berikutnya.

Untuk menemukan saat “tertinggi” dan saat “terendah” Anda, pertama-tama Anda harus menghitung banyak hari umur Anda (jangan lupa perhitungkan juga adanya tahun kabisat). Setelah itu, untuk  siklus fisik, bagi banyaknya hari umur dengan 23 dan temukan sisa harinya. Dalam kalimat matematika, kita mencari x yang memenuhi:

Banyak hari umur = x (mod 23)

Bila sisanya 0, maka Anda berada pada hari transisi kritis, bila bersisa sekitar 6 maka Anda berada pada saat fisik yang terbaik, namun bila sisanya sekitar 17 atau 18 maka fisik Anda berada pada saat yang terendah.

Untuk siklus emosional dan siklus intelektual, berturut-turut kita harus mencari sisa hari bila banyak hari umur kita dibagi 28 dan 33.

Sumber: Mathematical Ideas, hlm. 220. Miller & Heeren, 1978.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: